
VIVA-BOLA, Fabio Capello membantah spekulasi yang mengaitkan dirinya dengan Inter Milan. Pernyataan itu dibuat Pierfilippo, anak sekaligus agen dan pengacara Capello. Nakhoda berusia 65 tahun ini tetap setia menjalani kontraknya dengan tim nasional Inggris hingga putaran final EURO 2012 selesai.
Nama Capello mencuat sejak Andre Villas-Boas, Marcelo Bielsa, Sinisa Mihajlovic dan Carlo Ancelotti berguguran di bursa kandidat allenatore I Nerazzurri —julukan Inter. Dikutip The Sun, Pierfilippo tidak meyanggah ayahnya sempat menjalin negosiasi dengan Inter. Tapi, mantan pelatih AC Milan dan Real Madrid itu menampik tawaran pemilik 18 titel scudetto tersebut.
“Ayah saya memang terlibat perbincangan dengan Inter,tapi dia akan tetap di Inggris hingga kontraknya berakhir tahun depan,” ungkap Pierfilippo.
Seorang staf Federasi Sepak Bola Inggris (FA) mengatakan Capello meminta izin untuk berbicara dengan Inter.
“Itu adalah tawaran yang sangat menarik. Capello tergoda, tapi dia memutuskan untuk tetap bersama kami,” ucap sumber tersebut.
Pinangan Inter memang sangat menggiurkan. Untuk masa kerja tiga musim, klub milik Massimo Moratti itu siap membayar 20 juta pounds bersih tanpa pajak. Sementara bersama The Three Lions —julukan Inggris— Capello mengantongi 6 juta pounds per tahun.
Penolakan Capello semakin memanaskan kabar akan merapatnya Gian Piero Gasperini ke Giuseppe Meazza. Dilaporkan Gazzetta dello Sport, Gasperini kini berada di urutan teratas untuk membesut Javier Zanetti dkk. Dikutip dari Football Italia, Moratti sempat melayangkan pujian kepada Gasperini. Raja minyak Italia tersebut menilai pria berusia 58 tahun ini sebagai salah satu pelatih terbaik di Seri A.
Selain Gasperini, nama Delio Rossi juga dikaitkan dengan Inter. Namun hingga kini pelatih yang musim lalu menukangi Palermo itu belum dihubungi kubu I Nerazzurri. Rossi mengaku tidak akan menampik bila tawaran dari Inter datang.
Sementara mantan arsitek AS Roma Luciano Spalletti juga masuk dalam radar Inter. Hanya saja, dia harus memutus kontrak dengan klub Rusia Zenit St Petersburg sebelum bernegosiasi dengan Inter.


