
VIVA-BOLA, Persidafon Dafonsoro akhirnya berlaga di Indonesia Super League (ISL) musim kompetisi 2011/2012. Persidafon menjadi wakil ketiga asal Papua setelah mengalahkan Bontang FC 3-2 di Stadion Kanjuruhan, Malang, kemarin.
Persidafon sempat ketar-ketir ketika Kenji Adachihara membuat Badai Bukit Tursina —julukan Bontang— unggul lebih dahulu pada menit ke-12. Gol penyerang asal Jepang ini membuat Bontang menutup jalannya babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Memasuki babak kedua, permainan luar biasa dipertontonkan kedua tim. Baik Bontang maupun Persidafon saling melancarkan serangan demi serangan demi menggapai kemenangan. Namun, gol balasan diciptakan Persidafon lewat Lucas Rukabu di awal babak kedua. Setelah gol Rukabu tercipta, Persidafon malah balik unggul ketika Marcello Cireli membuat kedudukan menjadi, 2-1.
Drama pun tercipta pada 30 menit jelang bubaran. Bontang menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah Muhamad Istigfar menjebol gawang Persidafon pada menit ke-65. Namun Patrick Wanggai menjadi penentu kemenangan Persidafon setelah mencetak gol satu menit kemudian.
Gol Patrick mengantarkan Persidafon menatap Kompetisi ISL musim depan sekaligus mengubur impian Bontang bertahan di kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia tersebut.
Kemenangan itu bukan saja membuat Persidafon menjadi wakil ketiga Papua di ISL musim depan. Tampilnya Persidafon sebagai pemenang dalam laga play-off ini membuat seluruh semifinalis Divisi Utama berlaga di DISL. Persidafon mengikuti jejak Persiba Bantul, Persiraja Banda Aceh dan Mitra Kukar yang terlebih dahulu memastikan tampil di ISL musim depan.
Patrick mengaku senang menjadi penentu kemenangan timnya. Dia sadar timnya sudah berusaha keras mengantarkan Persidafon lolos ke ISL.
”Impian saya akhirnya terwujud.Saya ingin kemenangan ini menjadi motivasi bagi kami agar lebih baik saat tampil di kompetisi tersebut.Saya tak ingin Persidafon sebagai tim pelengkap saja,” tutur Patrick.
SELAMAT DATANG DI INDONESIA SUPER LEAGUE, PERSIDAFON DAFONSORO ...


