Semifinal Gold Cup 2011 : Menuju Final Idaman Meksiko vs Amerika

Diposkan oleh Hulu on 21 June, 2011

Semifinal Gold Cup 2011 : Menuju Final Idaman Meksiko vs Amerika
VIVA-BOLA, Selangkah lagi, final idaman CONCACAF Gold Cup 2011 bakal terjadi. Syaratnya, di babak semifinal yang berlangsung di Reliant Stadium, Kamis (23/6) pagi WIB, dua tim favorit, Amerika Serikat (AS) dan Meksiko sanggup menyingkirkan lawan-lawannya.

Skuad AS sudah berjanji untuk segera menuntaskan dendam mereka atas Panama. Di fase grup, tuan rumah harus takluk 1-2. Tak pelak, aroma revans sudah bergelayut di dada Carlos Bocanegra dkk. Meski harus tampil tanpa striker Jozy Altidore, jika mereka mampu menampilkan permainan seperti saat menaklukkan Jamaika, Panama bakal pulang lebih cepat.

“Timku sudah bersiap dan akan tampil lebih dominan, seperti yang kami perlihatkan saat bersua Jamaika. Pertemuan pertama terlalu banyak kesalahan, dan semua itu tak akan terulang kembali. Permainan tim makin membaik begitu masuk ke fase knock out, dan tentu saja ini kabar gembira. Panama tetap tim kuat, tapi kami akan membuat mereka cepat mengemas koper,” ujar Bob Bradley, pelatih AS, di www.mlssoccer.com, Selasa (21/6).

Komentar lebih dingin keluar dari kapten Carlos Bocanegra. Bek sentral ini menyebut, langkah mereka ke semifinal berasal dari konsentrasi yang membaik, dan berujung pada kolektifitas tim.

“Itu yang harus kami jaga. Apalagi kami seharusnya unggul dari sisi fisik ketimbang Panama. Situasi ini membuat kami memiliki kans terbaik untuk melangkah ke Rose Bowl, Pasadena,” sebut Bocanegra.

Bermain dominan adalah langkah strategi AS. Karena itu, permainan tetap tertuju pada Jermaine Jones, Michael Bradley, Sacha Kljestan, Alejandro Bedoya, Landon Donovan, Clint Dempsey dan Juan Agudelo, yang kini naik kasta menjadi penyerang utama. Langkah agresif sangat dibutuhkan AS untuk menembus lini pertahan Panama yang terkenal kuat.

Di sisi lain, armada pelatih Julio Dely Valdés ini patut diwaspadai. Di sana ada soliditas Nelson Barahona, Armando Cooper, Alberto Quintero, Amilcar Henriquez Espinoza, Gabriel Gómez, Anibal Godoy, Blas Pérez dan striker tajam Luis Tejada.

“Kami tak ingin berbicara terlalu banyak. AS pasti akan mengubah sistem permainan mereka ketimbang saat kami bersua di fase grup. Kami harus secepatnya mengantisipasi, paling tidak dalam 20 menit pertama, kami harus menemukan titik simpul mereka,” tegas Julio Dely Valdés.

Sementara tantangan Meksiko lebih berat untuk melaju ke final. Mereka berhadapan dengan sesama partisipan putaran final Piala Dunia 2010. Pelatih José Manuel de la Torre menyebut, inilah tantangan sesungguhnya bagi Gerardo Torrado dkk.

José Manuel de la Torre tetap akan memasang the winning team yang terdiri atas Torrado, Jesús De Nigris, Pablo Barrera dan trio lini depan Andrés Guardado, Giovani Dos Santos dan Javier Hernández. Mereka juga baru saja kedatangan tiga pemain baru, yakni Héctor Reynoso, Paúl Aguilar dan Hiram Mier.

“Honduras lebih kuat dan tajam ketimbang Guatemala. Kami tak boleh bermain seperti saat bersua Guatemala. Kami terlihat sangat susah menembus lini pertahanan, artinya ada beberapa perubahan yang akan terjadi agar tak terjadi stagnan seperti tiga hari lalu,” ujar Manuel de la Torre.

Tim Honduras sendiri sudah bersiap lebih matang. Karakter Wilson Palacios, striker Jerry Bengston, Javier Portillo dan Ramon Nunez Reyes, bakal makin krusial.

“Senang sekali bisa bertemu Meksiko. Pasalnya, kekuatan dua tim ini sudah sangat terbuka, dan hanya dengan determinasi serta kreasi saja, yang bisa membuat kami ke final. Pertandingan akan berjalan seru dan ketat, karena itulah kami tak boleh lengah sedikitpun,” ujar Luis Fernando Suárez, pelatih Los Catrachos.
(m n budiarto)